di 2014, 7 desemberku...
Hari ini aku lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, di depan televisi sambil menyetrika pakaian, maklumlah aku berada dalam keluarga yang jumlahnya cukup besar, sehingga jumlah pakaian yang ku setrika juga lumayan membuat lelah :) Sesekali aku beristirahat meluruskan pinggang sambil bermain bbm. Dalam beberapa waktu lamunanku hari ini, aku teringat kembali kenangan yang telah aku rajut di negeri orang. Beberapa waktu yang lalu aku mengambil liburan ke luar pulau untuk melakukan beberapa urusan penting. Kali ini aku ingin bercerita tentang penggalan kisahku dalam perjalanan tersebut.
Dalam perjalanan tersebut aku juga menyempatkan diri mengunjungi salah seorang temanku di S1 dulu yang sedang mengambil kuliah S2 di kota Y. Kota ini berjarak tempuh hampir 1 malaman dari tempatku tinggal menghabiskan liburan tadi, sebut saja kota X. Waktu itu, aku pun berangkat mengendarai bus dari kota X menuju kota Y pada pukul 3 sore. Di dalam bus, aku berkenalan dengan seorang mahasiswa salah satu universitas ternama di ibukota. Sebut saja nama pemuda ini Laut, karena sebenarnya aku juga tidak mengetahui namanya, meskipun kami terus mengobrol dan bercanda tawa sepanjang perjalanan, namun tak satupun dari kami mengulurkan tangan mengajak berkenalan, aneh bukan? :D
Sepanjang jalan aku banyak mengobrol dengannya. Dia juga banyak menceritakan pengalaman dan potongan kisah hidupnya, perjuangan skripsinya, dan sudut pandang dia yang benar-benar berbeda dariku. Dia seseorang yang sangat realistis, tidak terlalu percaya hal-hal yang dilebih-lebihkan seperti mimpi yang terlalu besar, serta pikiran yang selalu positif, negatif juga baik untuk berhati-hati, itu pelajaran penting yang aku peroleh dari mengobrol dengannya. Pengetahuannya tentang hal-hal yang berbau Korea, berhubung dia juga pernah berkunjung ke negara tersebut. Pengetahuannya tentang budaya Jepang juga memperkaya wawasanku, terutama tentang etos kerja, karena dia merupakan mahasiswa sastra Jepang, dan sedang berjuang untuk meja hijau. Jika teringat tentangnya, aku bertanya-tanya bagaimana hasil sidangnya kemarin, karena ketika kami berjumpa kemarin, dia sedang pulang menuju rumah bertemu mamanya tercinta untuk minta didoakan di sidangnya dalam waktu dekat. Laut, semoga aku bisa bertemu denganmu lagi, suatu hari nanti, dan semoga aku masih mengingat wajah dan mimikmu itu, kuharap kamu juga :)
Aku turun di pemberhentian bus terakhir, yaitu di terminal pusat bus di kota Y. Teman yang akan kukunjungi sudah menjemputku dan menungguku. Ini kali kedua dia menjemput, sebenarnya dia dan salah seorang teman kuliahnya sudah datang ke terminal pada pagi hari 3 jam sebelum aku sampai, namun dikarenakan jalanan yang begitu macet, maka mereka harus balik ke kos untuk istirahat, dan akhirnya sekarang dia menjemputku sendirian dengan meminjam sepeda motor temannya. Aku tiba di kota Y sekitar pukul 9 pagi. Sebelum keluar terminal, kami berdua pun duduk-duduk di ruang tunggu sebentar sambil melepas rindu antara dua orang sahabat yang sudah hampir 1 tahun tidak bertemu karena disibukkan oleh kegiatan masing-masing. Kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam di terminal untuk berfoto dan saling bertukar informasi tentang keadaan masing-masing beberapa bulan terakhir sambil mengingat-ingat beberapa teman dekat dan kenangan bersama di masa kuliah. Waktu itu aku benar-benar tak menyangka bisa sampai ke tempatnya. Itu pertama kalinya aku melakukan perjalanan sejauh itu menaiki bus sendirian. Ternyata ketika kita yakin, menyerahkan diri pada Yang Maha Kuasa, dan menghindari diri dari memancing tindakan kriminal, insyaAllah kita akan selamat, meskipun kita perempuan dan melakukan perjalanan sendirian. Sedikit tips dari saya untuk kamu yang meluangkan waktu membaca tulisanku, hindarilah memakai perhiasan, pakaian seksi atau mencolok, sepatu tinggi atau high heels, dan barang bawaan berlebihan ketika bepergian sendirian. :)
Selesai ngobrol ngalur ngidul, aku dan temanku, sebut saja namanya Danau, keluar terminal dan berkeliling kota Y sekitar tempat kos dan kampusnya. Lalu kami pergi makan siang, sholat Dzuhur di mesjid kampus, mesjidnya bernuansa hijau, aku benar-benar suka dengan desainnya, tersedia tempat selonjoran, membaca, dan berdiskusi. Setelahnya aku dan Danau lanjut perjalanan menuju keraton dan berwisata sambil berfoto ria disana. Danau adalah salah satu sahabatku di kuliah S1 dulu. Kami berteman sejak tahun pertama kuliah. Sahabat-sahabat terdekatku waktu itu adalah Danau dan 2 pria lainnya. Saat ini masing-masing dari kami sedang sibuk dengan target hidupnya masing-masing. Kesamaan kami berempat adalah kami sama-sama orang yang penuh ambisi, semangat juang, dan rela hidup susah demi impian. Aku selalu berdoa ketiga teman priaku yang luar biasa ini akan mendapatkan impian mereka, begitu pula aku. Semoga 5 atau 10 tahun kedepan kami bertemu di puncak sukses kami masing-masing. Sayangnya, kali ini hanya aku dan Danau yang bisa bertemu dan menghabiskan waktu bersama di kota indah ini, kota yang masih kental dengan budayanya. Aku bersyukur bisa berad disana saat itu, dan bisa mengenal beberapa teman Danau, bergaul dan ikut belajar dengan mereka, meskipun hanya sempat 2 hari menghadiri kuliah S2 mereka, hatiku sangat gembira dan bersyukur pada Allah.
Teman-teman Danau adalah orang-orang yang sangat baik dan ramah. Mereka melibatkanku dalam kegiatan mereka. Mereka memberikanku tumpangan tidur dan peduli padaku. Aku bahagia bisa mengenal mereka. Hal yang paling membahagiakan adalah berjalan bersama mereka mengunjungi salah satu kota tujuan wisata di Indonesia yang paling ingin aku kunjungi, meskipun hanya 1 hari. Kegiatan yang paling aku suka adalah saat sholat berjamaah bersama mereka, bahkan disela-sela waktu kuliah. Dua hari bisa menghadiri kuliah mereka merupakan kenangan yang tak mungkin aku lupakan. Disana aku dapat merasakan hal yang sangat aku inginkan, kembali ke bangku kuliah, mendengarkan dosen, belajar bersama, tertawa gembira, menghadapi masalah, perbedaan, dan tugas, walau hanya 2 hari, kenangan itu akan selalu terpatri di hati. Senyum para gadis cantik nan anggun di dalam kelas Danau membuat hatiku lega, aku akhirnya bisa menghilangkan rasa takutku akan pandangan sinis nan menusuk dan tajam. Terimakasih Allah, atas karunia besar yang aku peroleh saat itu.
Ada hal lain yang juga membuatku begitu bahagia saat itu. Kebersamaanku selama 7 hari bersama Danau dan teman-temannya di kota itu meninggalkan getaran indah yang sampai saat ini belum hilang. Aku jatuh hati pada salah seorang teman Danau. Aku jatuh hati padanya sejak Danau memperkenalkan namanya padaku, bahkan sejak saat aku belum bertemu dengannya, hatiku terasa sesak dan bergetar. Aku tak dapat dengan mudah mengatakan aku jatuh cinta padanya. Hanya saja, hingga hari ini aku masih belum lupa dengan wajah dan senyumnya yang khas, tanpa perlu melihat fotonya. Aku tahu belum tentu rasa ini berbalas. Hanya saja, aku tak ingin memaksakan hatiku untuk membunuh getar dan rasa indah ini. Biarkan sajalah aku menikmatinya dulu. Meski aku tahu rasa sakit menantiku, tapi biarlah, selama aku tidak membiarkan rasa ini berlebihan, insyaAllah aku tidak akan mabuk.
Kamu pernah seperti aku saat ini? Kadang tersenyum ga jelas, kadang murung tiba-tiba, kadang menepuk bahu sendiri untuk membangunkan diri, seolah-olah aku takut terjebak dalam alam hayal. Apapun itu aku telah pernah membawa namanya dalam doa dan sujudku. Semoga Allah memberikan jalan terbaik bagiku bertemu jodohku. Semoga Allah memudahkan jalan jodohku menemuiku. Semoga masing-masing dari kami terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga hati. Dan begitu juga kamu, kamu yang membaca tulisanku ini, apapun inginmu dalam hati saat ini, semoga Allah mengijabah doa dan inginmu.
InsyaAllah aku akan bercerita lagi esok hari, penggalan cerita ini masih belum lengkap, namun mataku telah benar-benar terasa berat, jam telah menunjukkan pukul 12 dini hari. Besok aku harus masuk kerja pagi dan harus tiba di kantor sebelum pukul 7.30. Terimakasih teman telah membaca sejauh ini. Semoga Allah melimpahkan rejeki dan karunia yang berkah bagimu dan keluarga. Salam senyum yang hangat dariku. Have a great day, see you... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar